5 Tips Beli Smartphone Bekas Berkualitas




        Hp atau handphone atau ponsel pintar yang akrab disebut smartphone di jaman sekarang sudah menjadi life style atau gaya hidup tiap orang. Bukan sebuah barang mewah lagi. Mulai untuk komunikasi, internetan, dan lain sebagainya. 
        Lebih-lebih kini. perusahaan smartphone berlomba-lomba mengeluarkan produk unggulan mereka, mulai dari pemutakiran fitur hingga banting harga. Seperti smartphone keluaran perusahaan china.
    Membeli smartphone bekas adalah pilihan alternatif untuk memeroleh ponsel canggih namun harganya murah. Dengan membeli ponsel bekas, pembeli bisa merasakan sensasi ponsel bermerek dengan harga yang murah. Namun tentunya pembeli harus cermat untuk memilih smartphone berkualitas bagus dengan harga sesuai.
Sumber Gambar: akbarabdulfattah.files.wordpress.com/
     Pertimbangan serta kehati-hatian tetap menjadi faktor utama untuk dipertimbangkan ketika kamu memutuskan membeli ponsel bekas. Karena bisa saja kamu tertipu melihat kondisi fisik hardware  barang yang bagus, di sisi lain softwarenya rusak.

     Berikut hal yang bisa kamu jadikan pedoman agar lebih teliti membeli smartphone bekas namun berkualitas :
1.      Cari Tahu Calon Penjual
     Mengetahui dan mengenal  calon pembel merupakan hal yang penting. Sebab, kemungkinan untuk di bohongi relatif kecil. Apabila membeli via online, cari informasi  penjualnya lewat sosial medianya atau meminta kontaknya langsung untuk bertanya-tanya.
2.      Periksa kelengkapan barang
     Periksa kelengkapan barang, seperti USB, headset, charger dan sebainya. Pastikan kelengkapan barang itu benar-benar asli bawaan ponsel. Selain itu, tanyakan juga soal garansi barang, apakah masih atau tidak.
     Namun dalam praktik jual beli ponsel bekas sering terjadi kasus pembelian hp batangan atau ponsel tanpa dusbook. Hal ini perlu kamu perhatikan juga, karena berpengaruh pada harga.
3.      Riset harga pasar
     Tips membeli smartphone bekas yang tak boleh kamu lewatkan yakni riset harga pasar. Ini supaya kamu benar-benar tahu harga ponsel tersebut dan  memeroleh harga yang pas. Di berbagai situs jual beli termasuk online harga pasar cenderung berbeda, tergantung daerah, tren ponsel serta kondisinya.
4.      Cek Haardware/Kondisi Fisik
     Mengecek kondisi hardware mutlak kamu perlukan. Mulai dari kondisi batrei, speaker, layar, tombol-tombol serta bagian-bagian lain dengan teliti. Kamu bisa juga memeriksa kinerja ponsel dengan mengirim SMS, melakukan panggilan dan menerima panggilan. Jangan ada yang terlewatkan.
5.      Periksa sinyal sinyal dan nomor IMEI
     Terakhir, pastikan sinyal data, wifi serta bloototh berjalan normal. Karena saya sendiri pernah punya pengalaman bersama kawan saya saat melakukan COD untuk membeli HP. Saat itu kondisi barang cukup bagus, sesuai deskripsi penjual. Namun, ketika kami cek sinyalnya nggak muncul, padahal daerah tersebut sinyalnya bagus. Sang penjual mengelak, mungkin kartu operator saja yang bermasalah. Akhirnya kawanku memutuskan membeli kartu perdana baru dan hasilnya tetap nihil. Waktu itu kami putuskan untuk tidak membawa HP tersebut, sebab kesepakatan kami waktu itu tukar – tambah (TT). Karena barang cacat, tidak sesuai deskripsi penjual.
     Kemudian, jangan lupa cek nomor identitas IMEI ponsel. Cara pengecekan ini biasanya belaku untuk ponsel android.  Gunanya untuk mengetahui apakah ponsel tersebut asli, palsu atau bahkan illegal. Saya akan memberi tahu cara cek nomor IMEI, ketik *#06#.  Setelah kede tersubut ditekan, maka muncul nomor 16 digit, itulah nomor IMEI. Untuk memastikas asli, catatlah nomor itu apakah sesuai dengan nomor IMEI yang tertera di bodi ponsel dan di dus.
     Semoga tips-tips di atas dapat membantumu dan bermanfaat. Tips ini juga cocok buat kamu yang suka COD-an. Maka jangan sampai niatnya membeli barang bekas berkualitas, eh jadinya ponsel bekas rongsokan. Bisa gondok kan? So, jadilah pembeli yang cerdas. Salam Inspirasi!!
Previous
Next Post »